Rabu, 30 Desember 2009
Wisata Jawabarat
Objek Wisata & Tempat Tempat menarik Di Kota Tasikmalaya.
Sebagian besar wilayah Tasikmalaya merupakan daerah pegunungan, dengan puncaknya Gunung Galunggung dan Gunung Telagabodas. Tasikmalaya memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata di dataran rendah 20°-34° C dan di dataran tinggi 18°-22° C.
Masyarakat Tasikmalaya umumnya bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, selain juga bertumpu pada sektor pertambangan seperti pasir Galunggung yang memiliki kualitas cukup baik bagi bahan bangunan, industri, dan perdagangan. Industri pariwisata di sini berkembang pesat ke arah kerajinan tangan.
Tasikmalaya, dikenal sebagai basis perekonomian rakyat dan usaha kecil menengah seperti kerajinan dari bambu, batik, dan payung kertas. Namun, sangat disayangkan, seiring dengan kebijakan investasi besar-besaran di era 1990-an, potensi ekonomi rakyat di daerah ini cenderung terpinggirkan, bahkan tidak diperhatikan.
Potensi yang belum dikembangkan secara maksimal di Tasik ialah industri bordir yang sudah mendunia, tetapi sekarang pemerintah kota tasikmalaya mulai membuat suatu tempat pameran bordir untuk para pengrajin Tasik, yang berlokasi di Kawalu.
Tugu Kebulatan Tekad.
Tugu kebulatan tekad Rengasdengklok dibangun untuk mengenang kebulatan tekad para pemuda dan pejuang serta tokoh-tokoh bangsa ini untuk melepaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan Belanda, menuju negara Indonesia yang merdeka. Tugu ini berbentuk tangan kiri yang mengepal diartikan sebagai simbol perlawanan, sedangkan tangan kanan tidak dilukiskan karena diasumsikan sedang memegang senjata.
Awalnya adalah rumah seorang keturunan bernama Djiaw Kie Siong, di rumah inilah Soekarno dan Bung Hatta beserta tokoh-tokoh pemuda merumuskan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Di tempat ini pulalah untuk pertama kalinya bendera merah-putih dikibarkan pada tanggal 16 Agustus 1945.
Berlokasi di kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang, sekitar 20 Km dari pusat kota Karawang.
Monumen Rawagede.
Monumen ini didirikan untuk mengenang tewasnya 213 orang warga sipil yang teguh mempertahankan persembunyian para pejuang kala itu. Di tempat ini terdapat diorama yang menggambarkan kekejaman tentara belanda yang membantai penduduk, termasuk diantaranya para wanita dan anak-anak. Di tempat ini juga dikuburkan sekitar 200 orang korban tersebut. Berlokasi di kecamatan Rawamerta kabupaten Karawang. Sekitar 10 Km dari pusat kota.
Curug Cigentis.
Curug Cigentis merupakan sarana wisata unggulan kabupaten Karawang, curug ini berada di kaki gunung Sanggabuana, panorama sepanjang jalan menuju air terjun ini sangatlah indah dan berudara bersih, jauh dari polusi kota besar.
Walaupun jalan menuju air terjun ini hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 2 Km dari area parkir kendaraan, namun dengan suguhan pemandangan alam yang memikiat rasa lelah anda akan cepat terobati. Berlokasi di desa Mekarbuana kecamatan Tegalwaru kabupaten Karawang, sekitar 44 Km dari pusat kota.
Curug Bandung.
Curug Bandung merupakan keajaiban alam dengan tujuh air terjun dalam satu aliran sungai, dari mulai curug picung, dan yang terbesar adalah curug bandung. Masih berada di kaki gunung Sanggabuana, perjalanan menuju curug ini cukup beratyaitu dengan menempuh perjalanan kai sejauh kurang lebih 3 Km. Di salah satu air terjun yaitu curug Peteuy tersedia sarana outbound serta fasilitas pertemuan dan sarana rekreasi lainnya.
Berlokasi di desa Mekarbuana kecamatan Tegalwaru kabupaten Karawang, sekitar 42 Km dari pusat kota.
Pantai Tanjung Pakis.
Pantai ini berlokasi di ujung utara Karawang. Sebuah pantai berpasir putih dengan ombak yang tenang.
Pemandian Air Panas Ciawi.
Apabila anda menuju Tasik dari kota Bandung, di pertigaan Nagreg anda bisa mengambil rute melewati Ciawi (lihat petunjuk jalan yang ada), setengah perjalanan anda akan melewati pemandian air panas Ciawi.
Kolam air panas Ciawi tidaklah sebaik kolam Cimanggu atau Ciater di Bandung, tetapi tempat ini cocok untuk tempat persinggahan dalam perjalanan anda ke Tasik atau ke Ciamis & Pangandaran. Terdapat dua kolam, tetapi airnya dingin, air panas dapat anda jumpai hanya pada kamar-kamar mandi kecil yang dapat anda sewa. Di sepanjang jalan terdapat rumah-rumah makan yang baik.
Pusat Kerajinan Tangan Rajapolah.
Desa Rajapolah berjarak sekitar 12 Km sebeleh utara Tasikmalaya, atau sekitar 75 Km dari pintu TOL Cileunyi Bandung. Rajapolah terkenal sebagai pusat kerajinan tangan di Tasikmalaya.
Di kiri-kanan sepanjang jalan Rajapolah banyak terdapat toko-toko yang menjual barang-barang kerajinan khas Tasikmalaya, seperti kerajinan Bordir, Payung Tasik yang terbuat dari kertas, Kelom Geulis dan Batik Tulis, juga kerajinan dari anyaman bambu dan rotan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar