Selasa, 02 Februari 2010

Wisata Kuliner dan Shopping Distro Tebet Utara

Anda pasti sudah dengar kawasan Tebet Utara yang dua tahun belakangan ini semakin marak dengan pertumbuhan cafe dan distro (distribution outlet). Pada mulanya hanya ada dua distro dan 2 cafe kecil-kecilan di jalan yang sejak dulu sudah menjadi jalan utama menuju ke kawasan Tebet dalam. Karena potensi arus yang cukup tinggi itu pulalah mengakibatkan banyak pengusaha cafe dan distro melakukan investasi di jalan Tebet Utara ini. Tak heran beberapa rumah telah berubah fungsi menjadi tempat usaha. Di mulai dari sudut jalan di mana Dunkin Donuts sudah lebih dahulu memulai usaha di sana. Kemudian ada Burger dan Hotdogs dengan brand De’Jons. Di seberangnya terdapat beberapa distro yang menjual pakaian sisa export atau dikenal dengan barang factory outlet. Sudah lebih dari 6 bulan terakhir muncul pula 2 cafe baru yang cukup menjadi landmark jalan Tebet Utara ini yaitu Burger & Grill dan di seberang Cafe Komik. Entah kenapa yang di seberangnya dinamakan Cafe Komik, penulis belum tuntas mencari tahu mengenai asal mula penamaannya itu. Burger & Grill Setelah berkali-kali melewati daerah yang kerap macet khususnya di atas pukul 18.00 WIB saya menyempatkan diri berkunjung ke Burger & Grill yang lebih dikenal dengan B&G, pada hari Senin sore karena cukup sepi dari pengunjung. Tidak seperti di kala hari Sabtu Minggu di mana tempat ini dijadikan tempat nongkrong anak muda kawasan Jakarta Selatan. Interior Burger & Grill yang tampil cukup menonjol dengan warna kuning terang serta brand Burger & Grill terbuat dari neon sign yang sangat mencolok mata membuat cafe Burger & Grill tampak paling menonjol di penggal jalan ini. Menu Bervariasi dan Harga Terjangkau Di buku menu pada halaman depannya tampak slogan B & G,”Siapa bilang Hamburger Enak Harus Mahal”. Kalau dengan membaca itu Anda pikir bahwa B&G hanya menyediakan burger maka anda keliru karena menurut apa yang disodorkan melalui menu ada beragam makanan yang disediakan antara lain sandwich (berkisar Rp 10-15 ribu), steak (Rp 34-46 ribu), ayam bakar (Rp 14 ribu). Dan yang unik dari menu B&G adalah makanan bakar seperti spaghetti bakar (Rp 18 ribu), sop buntut bakar, iga bakar (Rp 29 ribu). Dan tentu saja menu unggulannya, hamburger (Rp 7-11 ribu). Untuk minuman tersedia cukup komplit mulai dari soft drink, rupa-rupa juice, serta beragam minuman ice coffee olahan lainnya. Dari pilihan menu saya sudah penasaran banget untuk mencoba sop buntut bakar. Walaupun bukan penggemar daging saya tidak ingin melewatkan begitu saja untuk mencobai menu yang terdengar sangat eksotis ini. Hampir sama dengan sop buntut goreng yang mulai lazim di mana-mana, sop buntut bakar ini dagingnya dibakar dan disajikan terpisah dari kuahnya. Rasanya betul-betul memuaskan dan sangat direkomendasikan. Satu keunikan lain adalah, kebanyakan pengunjung cafe adalah pasangan muda. Tampaknya tempat ini memang dijadikan sasaran rendevouz yang murah meriah. Selesai makan anda masih bisa cuci mata dan shopping di distro-distro yang dipenuhi ABG berpasangan memadati sepanjang jalan. Penasaran? Silahkan mampir ke Tebet Utara.

Tidak ada komentar: